Customer Service
+6285775282700

5 Pengobatan Sederhana untuk Menghentikan Pendarahan

  • 24 February 2021

Luka berdarah (atau robekan) bisa menjadi luka yang menyakitkan dan bahkan menakutkan jika luka tersebut sangat dalam atau panjang. Bahkan luka kecil pun dapat mengeluarkan banyak darah, terutama jika berada di lokasi yang sensitif seperti mulut.

Dalam kebanyakan kasus, trombosit darah akan mengental dengan sendirinya, membentuk gumpalan untuk menghentikan aliran darah. Jika perlu, beberapa pengobatan rumahan dapat membantu darah membeku dan menghentikan pendarahan lebih cepat. Berikut adalah 5 solusi yang dapat dicoba ketika terjadi pendarahan di rumah:

1. Tekanan

Langkah pertama jika Anda mengalami pendarahan adalah memberikan tekanan kuat pada luka. Anda bisa menekan dengan kain atau kasa. Tidak masalah jenis kain apa yang digunakan untuk mengkompres asalkan bersih.

Jika darah merembes, jangan lepas kompresnya. Mengangkatnya terlalu cepat dapat meningkatkan pendarahan dengan membuka gumpalan darah yang terbentuk. Sebaliknya, tambahkan lebih banyak jenis kain atau kasa apa pun yang digunakan, dan terus tekan.

Tekan luka selama 5 sampai 10 menit sebelum memeriksa apakah pendarahan telah melambat atau berhenti. Jika belum, berikan tekanan tambahan selama 5 menit. Apabila pendarahan masih belum berhenti, hubungi dokter untuk meminta saran.

2. Es

Menggunakan es pada luka berdarah, terutama di mulut, adalah pengobatan rumahan yang populer untuk menghentikan pendarahan. Es juga membantu mengurangi pembengkakan. Namun, hanya sedikit penelitian ilmiah yang mendukung pengobatan tersebut.

Cara menggunakan es pada luka berdarah adalah cukup dengan mengoleskan es batu yang dibalut kain kasa langsung ke area luka. Jangan gunakan es untuk menghentikan pendarahan jika suhu tubuh lebih tinggi atau lebih rendah dari biasanya.

3. Teh

Pengobatan populer untuk menghentikan pendarahan pasca perawatan gigi adalah dengan mengoleskan kantong teh basah ke area yang berdarah. Diperkirakan tanin dalam teh meningkatkan pembekuan darah dan memiliki kemampuan astringent. Tanin adalah bahan kimia alami yang terkandung dalam the untuk memberikan rasa pahit.

Menurut sebuah studi tahun 2014, teh hijau mungkin merupakan jenis teh terbaik untuk digunakan setelah pencabutan gigi. Studi ini menemukan bahwa orang yang mengoleskan kain kasa dengan ekstrak teh hijau ke rongga gigi yang berdarah mengalami lebih sedikit pendarahan dan keluarnya cairan daripada mereka yang hanya menggunakan kain kasa.

Cara menggunakannya, pertama kita membutuhkan tanin dari teh hijau atau hitam berkafein. Untuk menggunakan teh guna menghentikan pendarahan setelah perawatan gigi, basahi kantong teh hijau atau hitam dan bungkus dengan kain kasa. Gigit kompres teh dengan kuat namun lembut atau tempelkan langsung pada luka di mulut selama 30 menit atau lebih.

Untuk menggunakan teh dalam menghentikan luka luar dari pendarahan, tekan kantong teh hijau atau hitam kering pada bagian tersebut. Tahan dengan kain kasa kering, lalu berikan tekanan yang terus-menerus.

4. Yarrow atau daun seribu

Berbagai spesies tanaman yarrow ditemukan di seluruh dunia. Mereka dikenal sebagai keluarga Achillea, yang disebut-sebut diambil dari nama Achilles, pahlawan Perang Troya yang terkenal dalam mitologi Yunani. Legenda mengatakan Achilles menggunakan yarrow untuk menghentikan pendarahan di luka tentaranya selama pertempuran.

Sebuah studi pada tahun 2011 menguji satu jenis tanaman yarrow untuk melihat seberapa baik dapat membantu menyembuhkan luka pada tikus dan tikus, dan ditemukan hasilnya bahwa itu efektif. Cara menggunakannya adalah dengan cara menggiling ramuan yarrow kering menjadi bubuk. Bubuk yarrow digunakan untuk menghentikan pendarahan, taburi luka dengan bubuk yarrow atau daun dan bunga yarrow segar yang basah, lalu tekan.

5. Witch hazel

Sifat astringen dari witch hazel dapat membantu menghentikan pendarahan pada luka kecil. Sifat astringen membantu mengencangkan kulit dan menyatukannya, menurunkan suplai darah, dan meningkatkan pembekuan. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan astringen menghentikan pendarahan, tetapi satu studi tahun 2007 menemukan salep witch hazel menjadi pengobatan yang efektif untuk beberapa jenis gangguan kulit.

Beberapa tanaman astringen lain yang dapat menghentikan pendarahan adalah ekor kuda, pisang raja, dan mawar. Cara menggunakan witch hazel untuk memperlambat pendarahan adalah dengan mengoleskan sedikit pada kain kasa atau kompres dan tekan pada luka.

PT. Visi Sejahtera Medika menyediakan peralatan untuk pertolongan pertama ketika terjadi pendarahan di rumah seperti Kassa Steril, Povidone Iodine dan Micropore. Untuk pembelian dan informasi lebih lanjut silahkan chat ke nomor 0812-2682-6502.